Langsung ke konten utama

Munculnya Geode Kristal dalam Fosil Koral


Kejutan seakan tak habis- habisnya dari Tasikmalaya Selatan. Kami kembali mendapat kiriman bongkahan fosil koral yang stuktur koralnya masih utuh, baik  vertikal ataupun horizontal. Bagian luar terkesan rapuh, tetapi bagian dalamnya cukup padat. Susunan kimianya tidak lagi kapur atau karbonat yang kekerasannya hanya 3 skala Mohs dan bereaksi dengan larutan asam HCI, tetapi sudah menjadi silika atau akik padat yang kekerasannya 7 skala Mohs. 


Yang istimewa dari bongkahan koloni fosil koral ini yang umurnya Miosen Bawah (20-25 juta tahun) adalah munculnya gua kecil berbentuk segitiga dengan rekahan/urat di bawahnya yang berisi kristal-kristal kuarsa jernih, putih, dan bahkan ungu muda.

Bongkahan ini bila diamati lebih dalam lagi bisa menjadi master piece yang dapat menjelaskan tentang proses silisifikasi dari batu gamping koral dan pengisian rongga-rongga bekas pelarutan dalam batuan gamping koral tersebut dengan kristal-kristal kuarsa dan beragam mineral lainnya.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Permata Jawa Barat

Kami kembali kedatangan tamu dengan membawa satu satu contoh batu mengandung kristal berwarna merah. Batu tersebut menurutnya ditemukan di Jawa Barat. Bersama Bu Siti Rahayu ST, MT, SPJ, GG (GIA), batu tersebut diperiksa. Subhanallah kristal berwarna merah tembus cahaya tersebut adalah Mirah Delima betulan alias Natural Percious Ruby yang tertanam dalam matrix batu Kalsedon. Atas temuan spektakuler tersebut, Bapak Gubernur Jawa Barat beserta Ibu yang sedang dalam perjalanan haji dari Arofah ke Mina menyatakan rasa bahagianya dan menyarankan agar lokasinya dapat segera dimankan. Beliau juga mendoakan semoga penemuan Ruby berkualitas tinggi tersebut akan membawa kebaikan bagi pemilik dan masyarakat. Dibawah ini adalah beberapa foto yang menggambarkan betapa indahnya Ruby Jawa Barat tersebut. Seperti halnya harapan dan doa Pak Gubernur dan Ibu, Mang Okim (Miko--Pemilik sekaligus Direktur CV Gem-AFIA) juga berharap semoga deposit Ruby kelas dunia yang tiba-tiba nongol di Jawa Bara...

Fosil Ammonit yang Memukau

Adalah seorang sahabat Mang Okim   di perbatuan yang  datang membawa  fosil  “Baby Ammonites”   . Menurutnya , fosil-fosil tersebut berasal dari Kanada , didapat sekitar sepuluh tahunan yang lalu dari seorang importir batumulia yang M ang Okim kenal juga. Seperti biasanya , untuk melengkapi deskripsi ilmiah dari setiap barang luar yang diterima di Serambi Batumulia, maka   M ang  Okim  minta bantuan mang Google . Kalimat pertama yang Mang Okim   ketik di Google adalah Canada Ammonite . Beberapa artikel kemudian muncul berikut  gambar-gambar Ammonit dari Southern Alberta  Canada   yang umurnya Kapur Atas (sekitar 71 juta tahunan). Setelah   Mang Okim  amati,  ternyata  tongkrongan Ammonit Kanada tidak ada yang mirip dengan Ammonit yang  M ang  Okim  telah terima , baik ukuran,  warna, ataupun struktur septanya. Kemudian  M ang  Okim    ketik Madagaska...

Tentang Kami

Profil Perusahaan GEM-AFIA berdiri atas prakarsa Ir. H. Sujatmiko, Dipl.Ing yang berawal dari hobi mengoleksi batu-batuan dan profesinya sebagai ahli geologi. Pada tahun 1989, GEM-AFIA mulai beroprasi dengan kegiatan utama mengolah beberapa jenis batuan yang didapat dari lahan-lahan potensial di Jawa Barat. Disamping itu, karena banyaknya permintaan akan jasa konsultasi di bidang geologi dan pertambangan, GEM-AFIA dalam beberapa kesempatan juga menerima kontrak pekerjaan eksplorasi dari pihak swasta.  Usaha pengolahan batu mulia ternyata cukup berkembang, karena itu GEM-AFIA melakukan pemekaran usaha ke arah yang lebih luas. Selain kegiatan utama berupa identifikasi jenis dan penelitian kualitas batu mulia yang didukung peralatan skala laboratorium, dilakukan juga perancangan dan produksi peralatan untuk mengolah batu mulia, serta pengolahan berbagai macam produk yang menggunakan batu mulia ( misalnya : perhiasan dan cendera mata) menggunakan fasilitas workshop yang mem...